17 Sep 2026
SUMBARJAYA.ID SUMBARJAYA.ID
Terpopuler
Empat Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Kabupaten Pasaman Barat Resmi Miliki Nomor Urut Tahapan Pilwana diduga Semakin Memanas Kebakaran Mobil Sedan di Lingkuang Aua, Api Diduga Berasal dari Las Karbit, Peristiwa ini Tidak Ada Korban Jiwa Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah Ketuk Palu, Perubahan APBD Tahun 2026 Resmi Disepakati Sebesar Rp1,41 Triliun Survei Lapangan Jalan Lintas Sumbar, Pelebaran Direncanakan di Polongan Enam, di Kawasan Hutan Lindung Aman Pemkab Pasaman Barat Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Aroma Malamang Tercium Wangi, Digelar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031 Empat Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Kabupaten Pasaman Barat Resmi Miliki Nomor Urut Tahapan Pilwana diduga Semakin Memanas Kebakaran Mobil Sedan di Lingkuang Aua, Api Diduga Berasal dari Las Karbit, Peristiwa ini Tidak Ada Korban Jiwa Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah Ketuk Palu, Perubahan APBD Tahun 2026 Resmi Disepakati Sebesar Rp1,41 Triliun Survei Lapangan Jalan Lintas Sumbar, Pelebaran Direncanakan di Polongan Enam, di Kawasan Hutan Lindung Aman Pemkab Pasaman Barat Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Aroma Malamang Tercium Wangi, Digelar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031
Ekonomi

Wali Kota Sawahlunto Secara Resmi Buka Sawahlunto Ekraf Expo 2026

Admin Sumbarjaya.id 05 September 2026, 07:22 WIB 26 views
Wali Kota Sawahlunto Secara Resmi Buka Sawahlunto Ekraf Expo 2026
Sawahlunto, Sumbarjaya.id - Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, SP secara resmi membuka Sawahlunto Ekraf Expo 2026 di Lapangan Ombilin. Sawahlunto Expo ini merupakan bagian dari integral dari rangkaian Sawahlunto International Songket Silungkang Carnaval (SISSCa) 2026 yang digelar pada Jumat-Minggu (4-6/9/2026).

Event ini mengusung tema Songket sebagai Warisan, Dibungkus Masa Depan, SISSCa tahun ini memang tidak hanya dikemas sebagai carnival fashion kreatif berbasis budaya, tetapi juga sebagai platform penggerak  ekonomi kreatif.

Hal ini ditegaskan melalui Pameran  Ekonomi Kreatif yang menjadi pembuka rangkaian SISSCa. Disperindagkop Kota Sawahlunto mencatat lebih dari 150 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) difasilitasi untuk melakukan aktivitas perdagangan di kawasan Lapangan Ombilin.

Fasilitasi difokuskan pada sektor unggulan ekonomi kreatif dan kuliner. Mulai dari perajin songket Silungkang, kriya, fashion, kuliner khas Sawahlunto, hingga produk ekraf subsektor lainnya. 

Langkah ini diarahkan agar UMKM memiliki akses langsung terhadap pasar yang terbentuk dari arus pengunjung SISSCa.Ekonomi

“Fasilitasi ini bukan sekadar memberi lapak. Ini adalah intervensi pasar. Kita ciptakan ekosistem di mana keramaian SISSCa yang mendatangkan ribuan pengunjung itu benar-benar diterjemahkan menjadi transaksi bagi UMKM lokal,” ujar Tatang.

Untuk menjaga daya tarik dan memastikan perputaran pengunjung tetap tinggi di kawasan expo, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Sawahlunto menghadirkan kurasi atraksi hingga Minggu, 6 September 2026.

Fashion Show SISSCa : menampilkan karya-karya unik dan kreatif berbahan songket Silungkang dari para desainer untuk memperkenalkan songket Silungkang sebagai songket tertua di Indonesia.Asia Tenggara & Kepulauan Pasifik

SISSCa Night : panggung hiburan malam yang dimeriahkan dengan penampilan artis ibu kota.

Kehadiran berbagai atraksi tersebut diharapkan menjadi magnet yang menjaga keramaian kawasan, sehingga membuka lebih banyak peluang interaksi dan transaksi bagi UMKM.

SISSCa ini merupakan agenda yang bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata dan mempromosikan ekonomi kreatif, menampilkan karya terbaik songket dari Indonesia ke kancah nasional dan internasional.Ekonomi

Wali Kota Sawahlunto dalam kata sambutannya menegaskan filosofi penyelenggaraan event di Kota Warisan Dunia UNESCO tersebut.Asia Tenggara & Kepulauan Pasifik

Menurutnya, Ekraf Expo merupakan salah satu implementasi nyata dari semangat menghadirkan event yang “hidup dan menghidupi".

“Para pelaku UMKM tidak hanya menjadi bagian dari penyelenggaraan event sebagai pelengkap, tetapi juga harus memperoleh kesempatan untuk menikmati manfaat ekonominya secara langsung. 

Event ini hidup karena budaya, dan menghidupi karena ekonominya berputar untuk rakyat,” tegas Wako.

Ia meminta agar aspek kenyamanan, kebersihan, keamanan, hingga kelancaran arus pengunjung menjadi perhatian utama, sehingga aktivitas jual beli dapat berlangsung lancar, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi wisatawan.

SISSCa yang telah rutin digelar sejak 2015 ini diharapkan kembali menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif Sawahlunto.

 Songket Silungkang yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda sejak 8 Oktober 2019 tersebut tidak hanya dilestarikan, tetapi juga menjadi produk fashion yang bernilai ekonomis dan berdaya saing tinggi. (Fery)

Bagikan artikel ini: