Polres Pasaman Barat Bagikan Masker ke Warga, Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla
Admin Sumbarjaya.id
•
17 September 2026, 06:24 WIB
•
52 views
Pasaman Barat, Sumbarjaya.id - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat melaksanakan aksi sosial membagikan masker pelindung pernapasan kepada warga di wilayah pedesaan, sebagai langkah nyata mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan tersebut terlihat berlangsung langsung di lingkungan warga, di mana personel kepolisian dengan sigap membantu memakaikan masker kepada warga setempat, Kamis (17/9/2026).
Aksi ini sekaligus menjadi momen penyuluhan agar masyarakat lebih waspada terhadap penurunan kualitas udara yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya saluran pernapasan.
Selain membagikan masker, petugas juga menyampaikan imbauan agar warga menghindari membuka lahan dengan cara dibakar, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara menurun.
Langkah ini sejalan dengan instruksi pimpinan kepolisian untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah potensi Karhutla yang masih mengancam wilayah Pasaman Barat.
Warga menyambut baik perhatian dan kepedulian aparat kepolisian di tengah kekhawatiran terhadap kabut asap yang kerap melanda daerah tersebut.
Kehadiran petugas dinilai tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir peduli di tengah masyarakat.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, kesadaran warga meningkat untuk senantiasa melindungi diri dari dampak buruk polusi udara, sekaligus turut berperan mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan demi menjaga lingkungan tetap sehat dan lestari. (Adi)
Kegiatan tersebut terlihat berlangsung langsung di lingkungan warga, di mana personel kepolisian dengan sigap membantu memakaikan masker kepada warga setempat, Kamis (17/9/2026).
Aksi ini sekaligus menjadi momen penyuluhan agar masyarakat lebih waspada terhadap penurunan kualitas udara yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya saluran pernapasan.
Selain membagikan masker, petugas juga menyampaikan imbauan agar warga menghindari membuka lahan dengan cara dibakar, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara menurun.
Langkah ini sejalan dengan instruksi pimpinan kepolisian untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah potensi Karhutla yang masih mengancam wilayah Pasaman Barat.
Warga menyambut baik perhatian dan kepedulian aparat kepolisian di tengah kekhawatiran terhadap kabut asap yang kerap melanda daerah tersebut.
Kehadiran petugas dinilai tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir peduli di tengah masyarakat.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, kesadaran warga meningkat untuk senantiasa melindungi diri dari dampak buruk polusi udara, sekaligus turut berperan mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan demi menjaga lingkungan tetap sehat dan lestari. (Adi)