Polres Padang Panjang, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Lewat FGD Ketahanan Pangan Untuk Pemulihan Ekonomi
Admin Sumbarjaya.id
•
17 September 2026, 04:49 WIB
•
9 views
Padang Panjang, Sumbarjaya.id - Polres Padang Panjang menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Peran Pemerintah Bersama Masyarakat dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Guna Pemulihan Ekonomi Masyarakat di Wilayah Hukum Polres Padang Panjang”.
Kegiatan ini bertujuan membahas potensi, permasalahan, dan merumuskan langkah strategis dalam sektor pertanian, peternakan, serta UMKM pangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
* Penyelenggara: Polres Padang Panjang.
* Peserta Utama: Dir Binmas Polda Sumbar Kombes Pol. Yudi Rumantoro, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Wakapolres Kompol Sugianto, jajaran PJU Polres, para lurah se-Kota Padang Panjang, wali nagari dari Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto, personel Dit Binmas, Bhabinkamtibmas, serta kelompok tani.
* Narasumber: Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Drh. Varia Warvis, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Thorry Ansabri Zulkarnain, Kabid Peternakan Drh. Wahid, dan Ketua LKAAM Syahrial Dt. Pandak.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, dimulai pukul 09.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB.
FGD dilaksanakan di Aula Tathya Dharaka, Mapolres Padang Panjang.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk:
* Membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.
* Mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pasca-krisis atau dalam kondisi normal.
* Mengoptimalkan potensi lokal melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
* Memberdayakan masyarakat melalui pengembangan usaha produktif, penguatan kelompok tani, dan penciptaan lapangan kerja.
* Format Kegiatan: Dimulai dengan sambutan dari Kapolres dan Wakil Wali Kota, kemudian dibuka secara resmi oleh Dir Binmas Polda Sumbar. Dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber ahli, sesi tanya jawab, dan diskusi interaktif.
* Fokus Diskusi: Membahas optimalisasi pemanfaatan lahan, sumber daya, sarana produksi, potensi pangan lokal, hingga akses pemasaran.
* Hasil: Merumuskan langkah strategis bersama untuk memperkuat kelembagaan kelompok tani dan pengembangan UMKM pangan, dengan komitmen berlanjutnya kolaborasi antar-pemangku kepentingan. Situasi selama kegiatan terpantau aman, tertib, dan kondusif..(Edy)
Kegiatan ini bertujuan membahas potensi, permasalahan, dan merumuskan langkah strategis dalam sektor pertanian, peternakan, serta UMKM pangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
* Penyelenggara: Polres Padang Panjang.
* Peserta Utama: Dir Binmas Polda Sumbar Kombes Pol. Yudi Rumantoro, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Wakapolres Kompol Sugianto, jajaran PJU Polres, para lurah se-Kota Padang Panjang, wali nagari dari Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto, personel Dit Binmas, Bhabinkamtibmas, serta kelompok tani.
* Narasumber: Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Drh. Varia Warvis, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Thorry Ansabri Zulkarnain, Kabid Peternakan Drh. Wahid, dan Ketua LKAAM Syahrial Dt. Pandak.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, dimulai pukul 09.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB.
FGD dilaksanakan di Aula Tathya Dharaka, Mapolres Padang Panjang.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk:
* Membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.
* Mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pasca-krisis atau dalam kondisi normal.
* Mengoptimalkan potensi lokal melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
* Memberdayakan masyarakat melalui pengembangan usaha produktif, penguatan kelompok tani, dan penciptaan lapangan kerja.
* Format Kegiatan: Dimulai dengan sambutan dari Kapolres dan Wakil Wali Kota, kemudian dibuka secara resmi oleh Dir Binmas Polda Sumbar. Dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber ahli, sesi tanya jawab, dan diskusi interaktif.
* Fokus Diskusi: Membahas optimalisasi pemanfaatan lahan, sumber daya, sarana produksi, potensi pangan lokal, hingga akses pemasaran.
* Hasil: Merumuskan langkah strategis bersama untuk memperkuat kelembagaan kelompok tani dan pengembangan UMKM pangan, dengan komitmen berlanjutnya kolaborasi antar-pemangku kepentingan. Situasi selama kegiatan terpantau aman, tertib, dan kondusif..(Edy)