Pemkab Pasaman Barat Temukan Sejumlah Dapur SPPG MBG Diduga Belum Penuhi Standar Higiene dan Sanitasi
Admin Sumbarjaya.id
•
17 September 2026, 09:34 WIB
•
92 views
Pasaman Barat, Sumbarjaya.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat mengungkapkan bahwa, diduga ada temuan dari sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum sepenuhnya memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), khususnya terkait kesehatan lingkungan serta higiene dan sanitasi pengolahan makanan.
Hal tersebut diketahui setelah tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kabupaten, Satuan Tugas (Satgas), dan perangkat kecamatan melakukan pemeriksaan ke lapangan, terhadap tiga SPPG yang beroperasi di daerah ini pada Selasa (15/9/2026) laiu.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, mengonfirmasi hasil pemeriksaan tersebut dan menegaskan bahwa masih terdapat kekurangan teknis yang perlu segera dibenahi.
"Berdasarkan hasil kunjungan bersama Satgas dan pihak kecamatan, masih ditemukan beberapa dapur yang belum maksimal dalam melaksanakan SOP," ujar Doddy San Ismail.
Meskipun tidak merinci secara spesifik jenis pelanggaran yang ditemukan, Sekda menekankan aspek kesehatan lingkungan, kebersihan tempat pengolahan, serta tata cara pengolahan dan penyajian makanan menjadi fokus utama yang belum sepenuhnya sesuai ketentuan.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memandang hal ini penting untuk segera ditindaklanjuti mengingat program MBG menyasar anak-anak dan masyarakat luas, sehingga kualitas, kebersihan, serta keamanan pangan harus terjamin sepenuhnya.
Doddy San Ismail meminta seluruh pengelola SPPG yang belum memenuhi standar untuk segera melakukan perbaikan sesuai arahan tim pemeriksa.
Pemkab juga berkomitmen melakukan pemantauan berkelanjutan agar pelaksanaan program tidak hanya berjalan tepat waktu, tetapi juga higienis, sehat, dan aman bagi seluruh penerima manfaat.
Langkah ini diambil untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan tujuan program memberikan asupan gizi yang sehat dan aman dapat tercapai secara maksimal. (Adi)
Hal tersebut diketahui setelah tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kabupaten, Satuan Tugas (Satgas), dan perangkat kecamatan melakukan pemeriksaan ke lapangan, terhadap tiga SPPG yang beroperasi di daerah ini pada Selasa (15/9/2026) laiu.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, mengonfirmasi hasil pemeriksaan tersebut dan menegaskan bahwa masih terdapat kekurangan teknis yang perlu segera dibenahi.
"Berdasarkan hasil kunjungan bersama Satgas dan pihak kecamatan, masih ditemukan beberapa dapur yang belum maksimal dalam melaksanakan SOP," ujar Doddy San Ismail.
Meskipun tidak merinci secara spesifik jenis pelanggaran yang ditemukan, Sekda menekankan aspek kesehatan lingkungan, kebersihan tempat pengolahan, serta tata cara pengolahan dan penyajian makanan menjadi fokus utama yang belum sepenuhnya sesuai ketentuan.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memandang hal ini penting untuk segera ditindaklanjuti mengingat program MBG menyasar anak-anak dan masyarakat luas, sehingga kualitas, kebersihan, serta keamanan pangan harus terjamin sepenuhnya.
Doddy San Ismail meminta seluruh pengelola SPPG yang belum memenuhi standar untuk segera melakukan perbaikan sesuai arahan tim pemeriksa.
Pemkab juga berkomitmen melakukan pemantauan berkelanjutan agar pelaksanaan program tidak hanya berjalan tepat waktu, tetapi juga higienis, sehat, dan aman bagi seluruh penerima manfaat.
Langkah ini diambil untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan tujuan program memberikan asupan gizi yang sehat dan aman dapat tercapai secara maksimal. (Adi)