17 Sep 2026
SUMBARJAYA.ID SUMBARJAYA.ID
Terpopuler
Empat Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Kabupaten Pasaman Barat Resmi Miliki Nomor Urut Tahapan Pilwana diduga Semakin Memanas Kebakaran Mobil Sedan di Lingkuang Aua, Api Diduga Berasal dari Las Karbit, Peristiwa ini Tidak Ada Korban Jiwa Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah Ketuk Palu, Perubahan APBD Tahun 2026 Resmi Disepakati Sebesar Rp1,41 Triliun Survei Lapangan Jalan Lintas Sumbar, Pelebaran Direncanakan di Polongan Enam, di Kawasan Hutan Lindung Aman Pemkab Pasaman Barat Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Aroma Malamang Tercium Wangi, Digelar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031 Empat Calon Wali Nagari Lingkuang Aua Kabupaten Pasaman Barat Resmi Miliki Nomor Urut Tahapan Pilwana diduga Semakin Memanas Kebakaran Mobil Sedan di Lingkuang Aua, Api Diduga Berasal dari Las Karbit, Peristiwa ini Tidak Ada Korban Jiwa Alex Samurken Sutan Sati Ajak Pemuda dan Elemen Masyarakat Bersinergi Bangun Saniang Baka Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah Ketuk Palu, Perubahan APBD Tahun 2026 Resmi Disepakati Sebesar Rp1,41 Triliun Survei Lapangan Jalan Lintas Sumbar, Pelebaran Direncanakan di Polongan Enam, di Kawasan Hutan Lindung Aman Pemkab Pasaman Barat Sambut Pimpinan Baru Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Perkuat Sinergi Forkopimda Aroma Malamang Tercium Wangi, Digelar di Masjid Raya IKK Ali Mukhni Sekda Doddy San Ismail Dikukuhkan Jadi Ketua HKTI Pasaman Barat Periode 2026-2031
Pemerintahan

Ganguan Jaringan Air Bersih, PDAM Temukan Sumbatan Plastik di Bawah Duku

Admin Sumbarjaya.id 27 Agustus 2026, 14:15 WIB 124 views
Ganguan Jaringan Air Bersih, PDAM Temukan Sumbatan Plastik di Bawah Duku
Kabupaten Solok, Sumbarjaya.id - Gangguan layanan air bersih sempat terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Solok, meliputi Koto Baru, Cupak Sawah Taluak, Puncak Golkar, dan Guak Rantau, Kamis (27/8/2026).

Gangguan tersebut menyebabkan distribusi air bersih kepada pelanggan di sejumlah kawasan terdampak sempat terganggu.

Menindaklanjuti kondisi itu, petugas Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah langsung melakukan pengecekan terhadap jaringan dan sumber air yang mengalami gangguan.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan adanya sumbatan material berupa plastik dan aluminium pada sumber air di kawasan Bawah Duku.

Material tersebut diduga menghambat aliran air sehingga berdampak terhadap distribusi ke sejumlah wilayah pelanggan.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah, Febri Fauza, mengatakan gangguan tersebut ditemukan pada sistem yang melayani wilayah Koto Baru.

“Air di Bawah Duku tersumbat oleh plastik dan aluminium,” ujar Febri Fauza.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup menjadi perhatian karena material yang menyumbat aliran ditemukan pada jaringan yang memiliki sistem penyaringan cukup halus.
“Masak lewat di filter kita yang sangat halus,” katanya.

Febri menjelaskan, terdapat tiga jaringan dari tiga sumber air yang seluruhnya mengarah ke wilayah Koto Baru.

Karena itu, gangguan pada sumber tersebut turut berdampak terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat di kawasan yang mendapatkan suplai dari jaringan tersebut.

Terkait adanya material asing yang menyumbat sumber air, Febri menyebut pihaknya menduga adanya unsur sabotase.

Namun, dugaan tersebut masih perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan bagaimana material tersebut bisa masuk dan menyebabkan penyumbatan pada sistem air.

“Ini untuk tiga jaringan yang semuanya ke Koto Baru, untuk tiga sumber air,” jelasnya.

Setelah dilakukan pembersihan dan perbaikan, kondisi jaringan kembali berfungsi dan distribusi air bersih berangsur normal. “Setelah diperbaiki, air sudah mengalir seperti biasa,” kata Febri.

Perumda Air Minum Tirta Solok Nan Indah memastikan petugas terus melakukan pemantauan terhadap jaringan guna memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal.

Febri Fauza juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bersabar selama proses penanganan berlangsung.

Menurutnya, petugas akan terus merespons setiap laporan gangguan pelayanan di lapangan.

Ia mengimbau pelanggan agar segera melaporkan apabila kembali menemukan gangguan aliran, sehingga petugas dapat melakukan pengecekan dan penanganan secepat mungkin.

Dengan selesainya proses perbaikan, tersebut suplai air bersih ke wilayah terdampak kini kembali berjalan normal. ( Yef )
Bagikan artikel ini: