Bantuan Bioflok KKP Produktif, Dinas Perikanan Pesisir Selatan Perkuat Pembinaan Pembudidaya
Admin Sumbarjaya.id
•
01 September 2026, 04:06 WIB
•
47 views
Pesisir Selatan, Sumbarjaya.id - Bantuan teknologi bioflok dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Tahun 2026 diarahkan tidak berhenti pada tahap penyaluran, tetapi harus mampu berkembang menjadi sarana budidaya yang produktif bagi kelompok pembudidaya ikan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Hal itu menjadi perhatian Dinas Perikanan dan Pangan Pessel melalui peninjauan sekaligus pembinaan kelompok penerima bantuan, Senin (31/8/2026).
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pesisir Selatan, Andi Syafinal, S.Pi, M.Si turun langsung melihat kondisi sarana bioflok serta pelaksanaan kegiatan budidaya yang dilakukan kelompok penerima bantuan.
Dalam peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan untuk memastikan fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik oleh kelompok.
Selain melihat kondisi sarana, Andi juga memberikan arahan mengenai pengelolaan budidaya ikan menggunakan sistem bioflok.
Menurut Andi Syafinal, keberadaan bantuan pemerintah perlu diikuti dengan kemampuan kelompok dalam mengelola dan memelihara sarana yang telah diberikan.
Dengan pengelolaan yang baik, teknologi bioflok diharapkan dapat mendukung kegiatan budidaya ikan secara berkelanjutan.
“Bantuan ini harus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik. Kita berharap kelompok penerima dapat meningkatkan produksi ikan sekaligus mengembangkan kegiatan budidaya ini secara berkelanjutan,” ujar Andi.
Ia mengatakan, pembinaan menjadi bagian penting dalam memastikan kelompok mampu mengoptimalkan bantuan yang diterima.
Pendampingan juga diperlukan agar berbagai persoalan teknis yang muncul dalam pelaksanaan budidaya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.
Andi mengingatkan kelompok penerima untuk menjaga serta merawat fasilitas bioflok sebagai aset yang dapat mendukung keberlanjutan usaha budidaya.
“Yang paling penting adalah bagaimana bantuan ini tidak hanya selesai pada tahap penyerahan, tetapi benar-benar dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi kelompok,” katanya.
Dinas Perikanan dan Pangan Pesisir Selatan akan terus mendorong pembinaan dan pendampingan terhadap kelompok pembudidaya ikan, khususnya penerima bantuan, agar teknologi bioflok dapat dimanfaatkan secara optimal.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kegiatan budidaya ikan, sekaligus mendorong kelompok pembudidaya mengembangkan usaha perikanan yang produktif dan berkelanjutan di Pesisir Selatan. (Rizal)