Aset Kembali, Sinergi Tak Berakhir, Kemenag dan Kemenhaj Kota Solok Perkuat Komunikasi
Admin Sumbarjaya.id
•
07 September 2026, 10:07 WIB
•
4 views
Kota Solok, Sumbarjaya.id - Pengelolaan aset Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan instansi pemerintah terus ditata secara tertib. Senin (7/9/2026),.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril, menerima kembali kunci aset yang sebelumnya dimanfaatkan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Solok.
Pengembalian kunci aset tersebut menjadi bagian dari penataan dan pengelolaan BMN sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan tetap mengedepankan hubungan baik antarlembaga.
Bagi Kemenag Kota Solok, momentum pengembalian aset tidak hanya memiliki makna administratif. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang lebih baik antara Kemenag dan Kemenhaj Kota Solok.
Dalam kesempatan itu, kedua pihak juga bertukar informasi mengenai perkembangan penyelenggaraan ibadah haji di Kota Solok.
Komunikasi tersebut dinilai penting untuk memastikan berbagai informasi terkait pelayanan haji dapat terus tersampaikan dengan baik.
Kakan Kemenag Kota Solok H. Amril menegaskan pentingnya menjaga hubungan kelembagaan yang telah terbangun. Menurutnya, meskipun terdapat penataan tugas dan pengelolaan aset, komunikasi dan silaturahmi antarlembaga harus tetap berjalan.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas masing-masing lembaga, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Koordinasi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi berbagai kebutuhan dan dinamika pelayanan publik.
Pengelolaan BMN juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan. Karena itu, aset negara perlu dikelola secara tertib, efektif, efisien, transparan, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, hubungan komunikasi antara Kemenag Kota Solok dan Kemenhaj Kota Solok diharapkan semakin kuat, terutama dalam membangun koordinasi terkait penyelenggaraan haji.
Kolaborasi dan pertukaran informasi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Momentum pengembalian aset tersebut menunjukkan bahwa proses administratif dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga silaturahmi dan hubungan kelembagaan.
Semangat kebersamaan tetap menjadi landasan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.
Kemenag Kota Solok berkomitmen untuk terus menjaga sinergi dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Aset kembali, namun sinergi tak berakhir; komunikasi dan kerja sama tetap diperkuat demi pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Yef)
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril, menerima kembali kunci aset yang sebelumnya dimanfaatkan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Solok.
Pengembalian kunci aset tersebut menjadi bagian dari penataan dan pengelolaan BMN sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan tetap mengedepankan hubungan baik antarlembaga.
Bagi Kemenag Kota Solok, momentum pengembalian aset tidak hanya memiliki makna administratif. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang lebih baik antara Kemenag dan Kemenhaj Kota Solok.
Dalam kesempatan itu, kedua pihak juga bertukar informasi mengenai perkembangan penyelenggaraan ibadah haji di Kota Solok.
Komunikasi tersebut dinilai penting untuk memastikan berbagai informasi terkait pelayanan haji dapat terus tersampaikan dengan baik.
Kakan Kemenag Kota Solok H. Amril menegaskan pentingnya menjaga hubungan kelembagaan yang telah terbangun. Menurutnya, meskipun terdapat penataan tugas dan pengelolaan aset, komunikasi dan silaturahmi antarlembaga harus tetap berjalan.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas masing-masing lembaga, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Koordinasi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi berbagai kebutuhan dan dinamika pelayanan publik.
Pengelolaan BMN juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan. Karena itu, aset negara perlu dikelola secara tertib, efektif, efisien, transparan, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, hubungan komunikasi antara Kemenag Kota Solok dan Kemenhaj Kota Solok diharapkan semakin kuat, terutama dalam membangun koordinasi terkait penyelenggaraan haji.
Kolaborasi dan pertukaran informasi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Momentum pengembalian aset tersebut menunjukkan bahwa proses administratif dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga silaturahmi dan hubungan kelembagaan.
Semangat kebersamaan tetap menjadi landasan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.
Kemenag Kota Solok berkomitmen untuk terus menjaga sinergi dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Aset kembali, namun sinergi tak berakhir; komunikasi dan kerja sama tetap diperkuat demi pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Yef)